‘Laskar Pelangi’ di Belitung
Keindahan alam indonesia sebenarnya sukar ditandingi tempat-tempat lain di dunia.
Banyak sekali tempat-tempat alami dan menarik di indonesia yang belum banyak diketahui dan belum dikelola (dipelihara, dipromosikan, dan dijual sebagai objek pariwisata).
Belitung adalah contohnya. Bagian dari Propinsi Bangka Belitung (Babel) ini adalah tempat dimulainya Kisah Laskar Pelangi yang cukup fenomenal.
Kota Belitung relatif sederhana dan tidak besar. Cukup sekitar 1 jam untuk mengelilinginya.
Daerah sekitarnya merupakan hamparan lahan dengan pepohonan liar yang diselingi rumah-rumah penduduk. Jalan di luar wilayah kota relatif sepi dan sangat jarang dilewati kendaraan. Walau demikian, akses menuju kawasan-kawasan di Belitung merupakan jalan-jalan aspal yang rapi dan sangat mulus - apa karena jarang dilewati? :p
Sedikit pengganggu adalah sisa-sisa danau dengan air warna pekat + dikelilingi tanah tandus bekas galian tambang timah. Walau sekarang penggalian atau penambangan relatif sudah jauh berkurang - menurut penduduk setempat.
Sekarang ini ada beberapa resort yang bertebaran dan yang akan dibangun di Belitung. Mungkin karena Belitung banyak sekali memiliki daerah pantai yang bersih dan dibantu dengan cerita Laskar Pelangi yang membuat orang tertarik mengunjunginya.
Sedikit bocoran, kalau tidak salah film Laskar Pelangi 2 - Sang Pemimpi juga sedang digarap :-). Sepertinya sudah selesai untuk sesi pengambilan gambar di Belitung.
Tidak perlu terlalu panjang bercerita, berikut adalah gambar-gambar on the spots:
Pintu Masuk Bandar Udara H.AS.HANANDJOEDDIN

Jalan di Belitung - sekitar Bandar Udara - hampir sama untuk jalan-jalan lainnya

Pelabuhan Lama yang sudah agak jarang dipakai

Pemandangan dari Dek Kapal Motor Kecil

Matahari Terbenam di Pantai kawasan Laskar Pelangi

Ruang Tunggu Bandar Udara H.AS.HANANDJOEDDIN

Jika di indonesia ada begitu banyak tempat indah yang belum kita lihat, mengapa harus ke luar negeri untuk mencari keindahan alam?
Nantikan keindahan-keindahan alam indonesia lainnya di NurmanRadjiman.com











